PROGRAM OUTBOND 2018-08-20T09:26:49+00:00

Gumul Monument :

Monumen Simpang Lima Gumul atau biasa disingkat SLG adalah salah satu bangunan yang menjadi ikon Kabupaten Kediri yang bentuknya menyerupai Arc de Triomphe yang berada di Paris, Perancis.[1] SLG mulai dibangun pada tahun 2003 dan diresmikan pada tahun 2008, yang digagas oleh Bupati Kediri saat itu, Sutrisno.[2][3] Bangunan ini terletak di Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, tepatnya di pusat pertemuan lima jalan yang menuju ke Gampengrejo, Pagu, Pare, Pesantren dan Plosoklaten, Kediri.

Jika Arc de Triomphe dibangun untuk menghormati para pejuang yang bertempur dan mati bagi Perancis dalam Revolusi Perancis dan Perang Napoleon, namun belum ada kejelasan mengapa dan untuk menghormati siapa Monumen Simpang Lima Gumul Kediri ini dibangun. Dalam beberapa sumber menyebutkan, bahwa didirikannya monumen ini dikarenakan terinspirasi dari Jongko Jojoboyo, raja dari Kerajaan Kediri abad ke-12 yang ingin menyatukan lima wilayah di Kabupaten Kediri.

Selain sebagai ikon sebuah kota, saat ini SLG juga menjadi sentra (pusat) ekonomi dan perdagangan baru (Central Business District) di Kabupaten Kediri, sehingga diharapkan dapat membuat perekonomian Kediri semakin bertambah maju.[1][5] Monumen Simpang Lima Gumul berlokasi di kawasan yang strategis dan dilengkapi dengan beragam sarana umum, seperti gedung pertemuan (convention hall), gedung serbaguna (multipupose), Bank daerah, terminal bus antar kota dan MPU (Mobil Penumpang Umum), pasar temporer (buka pada waktu-waktu tertentu) Sabtu-Minggu dan sarana rekreasi seperti wisata

Goa Selomangleng Kediri

Gua Selomangleng merupakan objek wisata populer di Kotamadya Kediri yang berada di utara kota dan dilengkapi akses jalan raya yang mulus, tersedia angkutan kota dan dekat dengan universitas serta SMA Negeri di Kota Kediri. Dinamakan Selomangleng dikarenakan lokasinya yang berada di lereng bukit (bahasa Jawa : Selo = batu, Mangleng = miring), kira-kira 40 meter dari tanah terendah di kawasan. Gua ini terbentuk dari batu andesit hitam yang berukuran cukup besar, sehingga tampak cukup menyolok dari kejauhan.

Pagupon Camp

Pagupon Camp adalah penginapan unik berbentuk kandang burung darayang dalam bahasa Jawa disebut Pagupon. Kaya apaya sensasi menginap di sana ? Speakeasy akan memberikan liburan bahasa Inggris anda dengan STYLE.

Peserta yang menginap ditempat ini bisa dipastikan akan merasakan sebuah sensasi yang berbeda dari yang lainnya yang belum ada dikursus lainnya. Meskipun sebuah wahana baru, namun di lokasi tempat ini bisa menemukan fasilitas yang lumayan lengkap, mulai dari Air Tejun Coban Talun hingga suguhan Café Outdoor yang ada disana. Seru Bukan ?

Alas Pinus Outbound Center

Berwisata Sambil Belajar, Alas Pinus Coban Talun Batu Tempatnya. Tak hanya ke wisata buatan, Disini juga banyak menyediakan wisata alam. Dengan mengandalkan keaslian alamnya. Learn With Fun with Speakeasy.

Peserta yang mengikuti outbound ini akan diberikan program-program menarik pembengan diri dialam bebas, Jadi kamu tak hanya dibekali dengan kemampuan berbicara bahasa inggris saja tetapi juga tentang jiwa kebersamaan,kepemimpinan dan kekompakan, Pokoknya SERU Abis deh…

Join Now !!! “Speakeasy the right way to start your step ”

No one can change you to be a native speaker accept yourself choose to be the best stars and make it happened your dream. Speakeasy will guide you to achieve your goal.