Perlu Dipikirkan Bahasa Inggris Jadi Bahasa Kedua

2018-04-26T08:50:12+00:00 April 26th, 2018|

Jakarta – Ketua Komisi VI DPR Taufiqurrahman Saleh menyatakan, pemerintah mendatang perlu memperhatikan mutu penguasaan bahasa asing, bahkan jika perlu menjadikan Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua. Hal ini untuk mengantisipasi tantangan ke depan.Menurutnya, pemerintah harus lebih bersungguh-sungguh memperhatikan kemampuan dan mutu berbahasa asing terutama Bahasa Inggris di seluruh lapisan masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa.\\\”Mungkin penting juga untuk memikirkan pemerintah bisa menetapkan Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua setelah Bahasa Indonesia. Apalagi kemampuan berbahasa asing kita sangat jauh dibanding negara tetangga. Jadi, perlu ada terobosan dalam penetapan kurikulum bahasa Inggris untuk mengejar ketertinggalan tersebut,\\\” papar Taufiq.Hal itu diungkapkan Taufiq dalam seminar sehari Enhanching Foreign Languages Capability in Globalization Era Trough Revolutionary Multimedia Application and Its Curriculum System<\/I> di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakbar, Rabu (2\/6\/2004).Pembelajaran Bahasa Inggris seharusnya diarahkan sebagai pemberian ketrampilan hidup. Karena selama ini penekanan kemampuan berkomunikasi dalam program Bahasa Inggris di tingkat SMA dan perguruan tinggi belum maksimal.\\\”Oleh karena itu pemerintah perlu mengalokasikan dana pendidikan bagi pengadaan sarana bantu penguasaan bahasa asing seperti laboratorium bahasa media sebagai jalan keluar mengatasi sulitnya memperoleh guru bahasa Inggris yang baik,\\\” demikian Taufiq.

sumber : news.detik.com